Rabu, 08 Maret 2017

JURU KUNCI MUSIUM UTAMA KERATON SUMENEP

↓↓↓↓↓↓

JURU KUNCI MUSIUM UTAMA KERATON SUMENEP
YANG KE-VII,VIII
Sejarah :
Kerto sentono (puluhan minggir yogyakarta) bagian dari musuh-musuh belanda. Kerto Sentono pernah menyerahkan diri pada belanda di karnakan kedua anaknya yang tersayang (Wongso Sentono dan Wongso Hikromo) yang masih kecil ditawan/disandra belanda dan akan dibunuh keduanya jika Kerto Sentono (ayahnya) tidak mau menyerahkan diri pada belanda. Demi menyelamatkan kedua anaknya yang tersayang Kerto Sentono terpaksa bersedia menyerahkan diri untuk ditangkap belanda, untunglah belanda tidak ingkar janji. Setelah Kerto Sentono menyerahkan diri, kedua anaknya dilepas oleh belanda, kemudian oleh Kerto Sentono  kedua anaknya disuruh pergi sejauh - jauhnya. Dalam keadaan terbelenggu Kerto Sentono ditembaki oleh pasukan belanda, tetapi tidak satupun peluru yang dapat menembusnya. Kerto Sentono dengan kesaktiannya dapat merontokkan belenggu belanda. Dengan terpaksa Kerto Sentono menghabisi seluruh belanda yang telah mengancam jiwanya.Akhirnya kerto sentono selamat kemudian mencari kedua anaknya hingga dapat ditemukan.
Wongso Hikromo (adik Wongso sentono) urbanisasi ke dusun Kaliasin Kelurahan Duren Sawit Kecamatan Tempel Kabupaten Sleman Yogyakarta. Wongso Hikeromo adalah anak dari Kerto Sentono. Di dusun tersebut melakukan aktifitas sehari-hari sebagai tukang suwuk untuk keluarga dan ternak sapi. Ada kejadian yang aneh ketika kandang sapi doyong, tiyang kandang sapi  di cungkit pakai tumbak Sedah,ujung tumbak Sedah gimpil, dan seketika itu kandang sapinya terbakar  
Wongso Hinangun adalah anak dari wongso hikromo. Wongso Hinangun pada masa Jepang menjabat sebagai Tonarigumi II menggantikan anaknya yaitu Moegi Jono  (Tonarigumi I) karena Moegi Jono diangkat sebagai Pagar Praja. Pada masa Tonarigumi II ini  belanda mengalami kekalahan oleh Jepang, ada beberapa pasukan belanda yang mencoba untuk bertahan tetapi tidak berhasil, sehingga terpaksa melarikan diri. Dalam pelarian Ada sebagian belanda yang  lewat depan  rumah Wongso Hinangun sambil melakukan penembakan terhadap Wongso Hinangun dan anak-anaknya, tetapi tidak ada satupun peluru yang mengenai Wongso Hinangun dan anak-anaknya.
Moegi Jono adalah anak pertama dari wongso hinangun yang juga sebagai cicit kertosentono.
Jenjang karir : 
  1. Pejuang tahun 1945.pernah dikirim ke singapur kembali ke indonesia kena tembak, tetapi tidak apa apa
  2. pernah menjadi sebagai tonarigumi kaliasin ke I   
  3. diangkat polisi pagar peraja di kecamtan tempel kab. Sleman yogyakarta tanggal 01 juli 1950
  4. tangal 1 juli 1954 sebagai polisi pagar praja profinsi jawa timur di pulau madura kab. Sumenep
  5. menjadi juru kunci keraton sumenep tahun 1963 sampai tangggal 16 maret 2004

Kemudian juru kunci musium utama kraton sumenep diteruskan anak yang pertama yang bernama asmadi
            Asmadi adalah anak dari moegi jono (jurukunci keraton sumenep)
jenjang karir : 1. PNS staf camat dungkek kab. Sumenep
2. juru kunci keraton sumenep tanggal 01 april 2004 sampai akhir hidupnya nanti.
















SILSILAH DARI KERATON YOGYAKARTA DAN HUBUNGANNYA DENGAN SUMENEP

KERAJAAN YOGYAKARTA
SRI SULTAN HB 1 (MANGKU BUMI)                                                           
Dinobatkan sebagai pahlawan nasional RI,10 November 2006
           


TUNGGUL WULUNG    (Tunggul Kusumo adalah kakak darin sundoro yang
(TUNGGUL KUSUMO) kelak sundoro jadi raja ke- II (sri sultan HB II). Tunggul kusumo sebelum ayahnya jaya dan sundoro jadi raja ke-II, tunggul kusumo telah meninggalkan keraton untuk memperdalam ilmu batin. Makam di Timoho, Sendang Agung, Minggir, Sleman Yogyakarta

WARIH KUSUMO                      MAKAM DI PRAPAT WETAN PULUHAN
                  

JATI KUSUMO                           MAKAM DI PRAPAT WETAN PULUHAN


REKSO MENGGOLO                MAKAM DI PULUHAN


T. TIRTONOTO                          MAKAM DI PULUHAN


KERTO SENTONO                   MAKAM DI PULUHAN

WONGSO HIKROMO              MAKAM DI KALIASIN


WONGSO HINANGUN           MAKAM DI KALIASIN


       MOEGI JONO                    MAKAM DI SUMENEP


          ASMADI                          (JURUKUNCI KERATON SUMENEP)


             EKO                              (TNI AD)


Hubungan keraton yogyakarta dengan Sumenep

Cucu Sri Sultan HB III yaitu anak Pangeran Diponegoro diasingkan ke sumenep oleh Belanda dan  berkeluarga  hingga punya  anak  laki-kali yg  namanya sama  dengan  P.Diponegoro       (kakeknya) Cucu P. Diponegoro dimakamkan di Asta Tinggi sumenep. Keluarga cucu sri Sultan HB III  masih saudara  tunggul kusumo.